Apakah aku mampu? Apakah aku bisa melewati ujian ini? Itu begitu sulit bahkan sangat sulit. Acap kali kita terus berpikir demikian, penuh dengan kecemasan, kegelisahan yang tiada ujungnya.Sobat Quran, bukankah kita punya Allah yang Maha Segalanya? Bukankah Allah yang Maha Merajai? Bukankah bumi dan jagat raya ini hanya milik Allah?. Kenapa menjadi bingung, gelisah ketika kita diuji seolah kita tidak percaya atas keajajiban Allah.
Al-An’am ayat 151: “…Dan janganlah kamu membunuh anak – anakmu karena takut kemiskinan. Kami akan memberi rezeki kepadamu dan juga kepada mereka…”
Kesimpulannya, keyakinan mengenai rezeki di tangan Allah adalah keyakinan yang wajib dimiliki oleh setiap muslim, tanpa terkecuali. Kaum muslim juga harus yakin bahwa segala sesuatu yang diberikan oleh Allah SWT, baik berupa materi maupun non – materi adalah murni pemberian-Nya bukan semata – mata hasil dari usaha kita.
Pekerjaan yang kita lakukan bukanlah penyebab datangnya rezeki namun hanya merupakan satu media agar Allah berkenan untuk memberikan sedikit yang dimiliki-Nya kepada kita.
Meski demikian, kita sebagai manusia juga tetap diwajibkan untuk tetap berusaha sekuat tenaga dalam upayanya mencari ridho Allah. Jadi, dalam hal ini manusia juga sekaligus diwajibkan untuk selalu bersikap tawakal dan istiqomah, dalam artian mengembalikan segala sesuatunya hanya kepada pemilik alam semesta ini, yaitu Allah SWT.
Copyright by MIHRAB QURAN 2022, All Right Reserved
Developed by Inovindo